Berikut ini ada beberapa langkah yang dapat dilakukan agar tetap sehat di usia dini dan lanjut antara lain :
1.Tidur 6 - 8 jam setiap hari
Manusia memerlukan istirahat antara 6-8 jam setiap harinya, tidak terkecuali Lansia. Meskipun usia telah senja, tetapi istirahat harus dilakukan secara teratur sehingga dapat mengembalikan kondisi tubuh. “Dengan tidur yang cukup, maka tubuh dapat melakukan recovery terhadap sel-sel yang rusak,” tutur dokter kelahiran 23 Februari 1963 ini. Tidur antara 6-8 jam bisa meningkatkan kualitas hidup Lansia, karena dengan tidur yang cukup dapat menghindarkan stres sehingga penyakit yang disebabkan oleh stres bisa diminimalisir.
2. Minum air putih 3 - 6 gelas setiap pagi hari
Setiap hari tubuh manusia mengeluarkan 1,5 liter cairan tubuh, oleh karena itu untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuh, Lansia harus minum 3-6 gelas air di pagi hari. “Minimal 3-6 gelas di pagi hari, apabila dimungkinkan sehari dapat minum 1,5-3 liter air,” terangnya. Memang khasiat minum air sangat baik untuk kesehatan ginjal dan bagian tubuh yang lainnya.
3. Jalan kaki 15 menit setiap pagi
Berolahraga memang sangat diperlukan untuk menjaga kebugaran tubuh. Meskipun berusia lanjut, tetapi olahraga harus tetap dilaksanakan secara rutin sehingga tubuh Lansia tetap bugar dan sehat. Tentu saja Lansia akan merasa kesulitan apabila melakukan olah raga berat seperti sepak bola dan yang lainnya. Hal ini disebabkan karena kondisi fisik Lansia yang semakin menurun bila dibandingkan pada saat usia muda dulu. Olah raga ringan yang dapat dilakukan Lansia antara lain berjalan kaki selama 15 menit. Selain mudah dilakukan, berjalan kaki juga tidak menghabiskan banyak biaya karena jalan kaki selama 15 menit dapat dilakukan di sekitar komplek rumah.
4.One day one apple (Satu hari satu apel)
Setiap hari Lansia diusahakan untuk dapat memakan satu buah apel, karena apel merupakan salah satu anti oksidan yang sangat baik. Selain itu terdapat berbagai manfaat baik yang dikandung apel diantaranya memperlancar pencernaan, membersihkan paru-paru dan menurunkan kolesterol. ”Buah apel adalah salah satu anti oksidan yang bagus,” tukas dokter alumnus FK Unair ini.
5. Memperbanyak Senyum dan Tertawa
Sebagai Lansia tentu saja banyak aktifitas yang berkurang bila dibandingkan pada saat muda dulu. Hal tersebut tentu saja menimbulkan stres bagi sebagian besar Lansia, seperti dijelaskan di atas bahwa stres dapat meningkatkan LDL yang tentu saja sangat berbahaya bagi kesehatan Lansia. “Lansia harus memperbanyak senyum dan tertawa karena dapat meningkatkan kekebalan tubuh,” ungkap dr. Agus. Apabila seseorang bahagia, maka hormon Endorin meningkat sehingga kekebalan tubuh akan meningkat. Tidak hanya itu banyak manfaat baik yang diperoleh dari tertawa dan tersenyum diantaranya meningkatkan HDL (High-Density Lipoproteins / kolesterol baik) dalam tubuh, apabila Lansia mempunyai wajah yang selalu tersenyum, maka akan mempunyai banyak teman sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup.
Kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat dilakukan oleh setiap orang apabila ingin mendapatkan tubuh yang sehat di usia yang senja. Tidak harus menunggu menjadi tua untuk melakukan kebiasaan tersebut, semakin dini anda meniggalkan kebiasaan buruk dan merubah menjadi kebiasaan yang sehat maka semakin baik hasil yang akan diperoleh pada usia lanjut dan yang paling penting kualitas hidup akan meningkat. (Ito)